Sabtu, 06 Juli 2013

Kisah Inspiratif "Pembangun Jiwa"

Kejadian di Bis Kota

Pagi itu, aku melangkahkan kaki menyusuri jalan yang lumayan jauh dari rumah ke jalan raya.
Dan disana lah aku biasa menunggu bis jika hendak pergi kuliah.Bis jurusan yang ku cari pun telah datang dan segera kulambaikan tanganku. Begitu bis berhenti segera saja kunaiki.
Oowh..rupanya bis besar yang kunaiki itu masih kosong. Mungkin karena bis itu baru keluar dari sarangnya..(hehe, emangnya burung?!)
Dalam bis itu hanya ada supir,kondektur dan aku sendri yang duduk jauh dari mereka.. Aku betul-betul sendri tanpa ada teman yang bisa ku ajak bicara.
Tapi, ternyata hal itu tak berlangsung lama. Sebab, seorang wanita tua menghentikan bis itu.. Wajahnya sayuh, namun terlihat indah dengan kerudung berwarna krim yang ia kenakan. Tidak tau mau kemana, yang jelas aku pun mensyukuri keberadaannya.
"Assalamu'alaikum.." sapaku ketika ia lewat .
Dia sejenak menjawab salamku, lalu dia lebih memilih duduk diseberang pintu tanpa merasa perlu mengajakku bicara.
"Hmm... Mungkin tujuannya tak begitu jauh dari sini, sehingga ia duduk tak jauh dari mulut pintu bis". Fikirku menerka.
Akhirnya ku tetapkan untuk melihat-lihat pemandangan diluar bis saja. Terdengar suara meraung-raung dari arah belakang bis, yang tak lain mobil hitam pekat lengkap dengan sirinenya.
"Hah.. Mobil jenazah sepagi ini sudah bekerja? Tanyaku dalam hati.
Mobil itu diiringi dengan mobil lainnya yang mengantarkannya. Sudah bisa ditebak akan kemana mobil itu terparkir. Kuburan. HmM.. Serem juga kalau membayangkannya, ribuan orang dikubur disana. Mengingatnya.. Seperti melihat ada tulisan terpampang lebar: "Hiduplah di duniamu, tapi ingat tempat kembalimu adalah kuburan".

Masih asyik dengan fikiranku sendri, tiba2 tanpa kuduga, sopir menginjak kendali rem secara mendadak.
"Oii... anak siapo itu?! Nyebrang jalan dak jingok-jingok!"  Semburan sopir dengan nada tinggi kepada anak yang berlari begitu saja.

Perhatianku segera kuarahkan pada dahiku. Gara-gara hal itu, sampai membuat badanku maju kedepan & membuat kepalaku benjol tersantuk sandaran kursi yang ada didepanku.
Huft..alhmdulillah,untung saja badanku kecil, jadi masih bisa jaga keseimbangan. Namun, aku juga sempat kesal kepada sopirnya.
"Jalanin bisnya gak pakek ngebut-ngebutan segala kenapa sih..? Nyawa orang cuma satu nih...! Mau tanggung jawab?!". Kataku.
"Iya. Maaf dek.." Jawab Pak sopir dengan entengnya.

Namun..... Nenek itu..!
Keadaannya benar2 memperihatinkan. Aku terkejut melihatnya. Dia terpelanting jatuh ditangga pintu masuk,untung saja pintu bis tertutup ketika berhenti.
Rupanya darah nenek itu bercucuran dari tangannya yang tergores besi yang ada dibawah pintu. Aku terkejut & terperangah..
Benar2 tak menyangka keadaannya sebegitu parah! Belum selesai keterkejutanku,aku di buat lebih terkejut lagi mendengar ucapan pertama yang mengalir dari lisan nenek itu saat menyadari tangannya terluka. Dengan terlihat tanpa menahan perih,dia berkata:
"Alhamdulillah... Terimakasih ya Allah atas karunia & pemberianMu yang tak ada habis-habisnya".

Subhanallah.. Aku terkesima beberapa saat lamanya hingga akhirnya ketika dia mulai bisa bangun, aku segera membantu berusaha memapah dan menanyakan keadaannya.
Dia menjawab:
"Alhamdulillah, tidak apa2 kok nak.. Allah begitu baik & selalu memberi kita yang terbaik."

Aku semakin kagum mendengar jawabannya. Betapa mulia hati nenek ini. Yang bahkan kala di timpa kemalangan dan musibah, dia tidak hanya sekedar bersabar, tapi mampu menerima dan mensyukurinya...


Tips Biar Gak Sedih

Ingin berbagi tips nich kepada sahabat semua.. Sekliguz mengingatkan diri sendri.. :)
y0oK baCa..,lalu kita aMalkan..

Bismillah..
Ketika kesedihan menghinggapi hatimu,
Beban di pundakmu serasa tak kuat kau pikul..
Maka menangiz lah, sahabat..

Tapi.. Sebelum kau menangis..
Biarkan air wudhu membasahi wajahmu..
Gelarlah sajadah cintamu..
Biarkan air matamu tumpah di hadapan-Nya.
Ketika kau menangis dalam keadaan suci di hadapan-Nya, maka RaqibNya akan mencatat tangismu sebagai tangis berbuah pahala.

Maka ku yakin..
Seketika hatimu akan merasa lapang & beban di punggung mu pun menjadi ringan..

Karena kau telah mencurahkan keluh kesah mu di tempat yang TERBAIK
Di hadapan Dia yang meringankan beban..

Selamat meNc0ba.. :)
sm0ga bermaNfaat buat sahabat semua..

Hmm... Gak Takut Dosa??


Bismillah..

Sungguh beruntung diri ini. Allah telah menciptakan satu titik noda kecil di hati kita untuk stiap dosa yg kita lakukan.
Bagaimana jika noda itu Allah letakkan di wajah kita??
Hmm.. Kira2 sudah sekotor apa ya wajah ini.?

Eaght..mulai sekarang.. Jika kita masih sulit meninggalkan dosa, bayangkan saja bhwa hati kita adalah wajah kita.
Rela kah wajah sempurna ini ternodai dengan titik2 hitam yang semakin hari semakin bertambah??
WowW, . . Apa jadinya wajah kita nanti??

Allah Memang paling tau apa yang terbaik untuk kita..


"Lau Kaana Lidz dzunuubi Riihun maa qodiro Ahadun yajLisu ilayya"
=> Seandainya dosa itu memiliki bau, tentu tidak ada seorang pun yang mampu duduk bersamaku.
(Muhammad bin Wasi' Rohimahullah)


So... kurangi sedini mungkin perbuatan2 yang bisa mendatangkan mudhorat dan dosa yach.., agar Syurga bisa kita raih di akherat kelak... :-)
Subhanallah.. Allahu rahman, Allahu Rohim..

Kata Motivasi

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu terlelap tidur,
Aku akan menyelimutimu dengan lebih rapat
Dan berdoa kepada Allah agar menjaga jiwamu.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu melangkah keluar pintu,
Aku akan memelukmu erat dan menciummu dan memanggilmu kembali untuk melakukannya sekali lagi.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar suaramu memuji,
Aku akan merekam setiap kata dan tindakan dan memutarnya lagi sepanjang sisa hariku.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan “Aku mencintaimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu.

Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya,  Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mencintaimu dan kuharap kita takkan pernah lupa.

Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda. Dan hari ini mungkin kesempatan terakhirmu untuk memeluk erat orang tersayangmu.
Jadi, bila kau sedang menantikan esok, mengapa tidak melakukannya sekarang?